Menikmati Pesona Danau Toba dari Dataran Tinggi Sipinsur

Keindahan alam Danau Toba tidak bisa lagi disangkal. Danau Toba, yang merupakan danau kaldera terbesar di dunia, terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan hasil dari letusan supervolcano yang menyebabkan 2/3 bumi menjadi gelap, telah menjadi Penampilan alami yang sangat indah. Sudah sepantasnya Danau Toba adalah salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata Indonesia, tidak hanya itu alam yang mempesona, tetapi ada banyak kearifan lokal yang dapat ditemukan di wilayah Danau Toba. Selain Geopark Kaldera Toba, ada 16 Geosite lain yang tidak kalah menarik di wilayah ini.

Sebagai contoh, kali ini saya akan menikmati pesona Danau Toba dari dataran tinggi Sipinsur, yang merupakan salah satu dari 16 geosit. Wisata Sipinsur terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan (HUMBAHAS). Pertama kali saya menginjakkan kaki di pintu masuk Sipinsur sendirian, saya disambut oleh udara dingin, pinus dan juga deretan rumah. Ketika saya berjalan di antara pohon-pohon pinus, saya dapat melihat pemandangan Danau Toba yang sangat indah.

Saya bisa melihat langsung dari dataran tinggi Sipinsur, bentuk fisik Danau Toba yang lebar dengan air biru yang dikelilingi oleh perbukitan hijau. Tidak hanya itu, dari sini Anda bisa melihat jutaan pulau Sibandang, yang merupakan pulau di tengah-tengah Danau Toba, dari kejauhan, Pulau Samosir juga tampak memanjang. Meskipun Anda langsung menghadapi tebing, tidak perlu takut, karena ada pagar yang dibuat untuk keselamatan pengunjung, dan tentunya pemandangan Danau Toba yang indah.

Selain puas menikmati pemandangan alam Danau Toba, wisata Sipinsur adalah tempat yang cocok untuk kegiatan berkemah. Nah, sungguh kebetulan bahwa saya juga berencana untuk berkemah pada kunjungan ini, dengan posisi tenda yang dikelilingi oleh pohon pinus, sangat menarik sebagai tempat untuk mengambil foto. Tidak hanya itu, ada juga beberapa tempat tidur gantung yang diikat ke pohon pinus.

Perasaan santai di antara pohon-pohon pinus sambil menikmati udara segar benar-benar nikmat. Di Sipinsur, pariwisata juga memiliki fasilitas yang memadai, seperti toilet, ruang sholat, tong sampah, dan ada bangunan terbuka yang umumnya digunakan sebagai tempat pertunjukan musik tradisional Batak.

Jika Anda beruntung, Anda juga dapat menikmati musik Batak tradisional, karena pertunjukan musik umumnya hanya tersedia pada akhir pekan, pertengahan minggu dan jika ada acara di Sipinsur. Untungnya, saya bisa menikmati pertunjukan musik Batak dan juga bisa memakai ulos, yang merupakan pakaian tradisional orang Batak.

Selain itu, di kawasan ini ada juga harta karun bagi pecinta kopi, selain menjadi tujuan wisata, Sipinsur juga merupakan penghasil kopi Lintong. Bagi pecinta kopi, tidak aneh mendengar nama Kopi Lintong, yang terkenal dengan rasanya dan kenikmatan aromatiknya. Untuk melihat bentuk fisik pohon dan buah-buahan Lintong secara langsung, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 5 menit dari kawasan wisata Sipinsur dan melihat tanaman kopi milik masyarakat Humbang Hasundutan.

Meskipun Sipinsur ada di atas bukit, Anda tidak perlu naik-turun bukit untuk sampai ke lokasi, karena aksesibilitas sekarang lancar. Untuk transportasi ke wisata Sipinsur, disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi, baik dengan sepeda motor dan mobil. Untuk angkutan umum memang ada, tetapi kita harus menyambung kembali dengan menyewa kendaraan untuk menuju pariwisata Sipinsur. Waktu perjalanan untuk sampai ke wisata Sipinsur membutuhkan waktu sekitar 6 jam, jika Anda meninggalkan kota Medan. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, karena aksesibilitas ke sana sudah sangat lancar.

Mari kita sukses di Danau Toba sebagai Warisan Budaya Dunia dengan tidak membuang sampah sembarangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *