Malioboro Jogja, Akses, Harga Tiket, Aktivitas

Wisata Belanja Malioboro: Jika Anda bepergian, pastikan untuk membawa oleh-oleh untuk dibawa pulang. Apakah Anda ingin mencari kenangan? Pakaian? Atau kenangan? Semuanya ada di sana dan tersedia di Malioboro. Malioboro adalah pusat oleh-oleh di Yogyakarta dan sayang sekali untuk dilewatkan.

Jadi, jika Anda bepergian ke Jogjakarta, luangkan waktu untuk berkeliling mencari suvenir dan suvenir lainnya di Malioboro. Jadi di mana Malioboro?

Akses ke Malioboro

Jalanan penuh di siang hari dan ramai di malam hari, trotoar di sisi toko dibagi antara pengunjung dan pedagang kaki lima di pagi dan sore hari, yaitu Maliboro. Saat malam tiba, penjual makanan membuka restoran atau makan di lantai dan meja berkarpet plastik.

Musisi jalanan akan menghibur Anda dengan pertunjukan akustik sambil menikmati lampu-lampu kota. Untuk menikmati suasana di Malioboro, Anda dapat mengarahkan kendaraan Anda ke Malioboro Highway.

Baca juga : Rental Mobil Pekanbaru

Jika Anda menggunakan transportasi umum, Anda dapat menggunakan Jalur 1A, dengan rute Terminal Prambanan menuju langsung ke Gedung Wanitama menuju Rumah Sakit Bethesda dan kemudian melewati jalan Mangkubumi 1 hingga Anda mencapai area Malioboro.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan rute 3A dari Terminal Condongcatur ke Terminal Jombor, kembali ke Monjali menuju Jl. Saya Sangaji. Dari AM Sangaji, trans akan pergi ke Mangkubumi dan mencapai daerah Malioboro.

Akhirnya, gunakan Rute 3B yang akan melewati Terminal Giwangan ke South Plaza dan kemudian ke Rumah Sakit PKU dan akan melewati daerah Malioboro. Akses ke Malioboro sangat mudah karena terletak di pusat kota.

Harga tiket untuk Malioboro

Tidak ada biaya masuk untuk menikmati surga belanja di Malioboro. Anda hanya perlu membayar Rp. 2.000 untuk parkir motor dan Rp. 5.000 untuk parkir mobil. Anda bebas melihat barang apa pun yang dijual di Malioboro dan menawarkannya.

Aktivitas di Malioboro, Jogja

Istana Sultan berada di tengah-tengah daerah Maliboro, seperti halnya Monumen Tugu. Bentangan jalan yang sekarang dikenal sebagai Malioboro itu sendiri pada awalnya merupakan bagian dari Istana. Daerah perbelanjaan Malioboro dimulai di persimpangan rel di titik utara stasiun Tugu Jugjakarta atau di jalan Abu Bakar dan Ali dan berakhir di Benteng Vredeburg di wilayah selatan.

Baca juga : Sewa Mobil Bagansiapiapi

Lokasi Malioboro di pusat kota Jogjakarta membuatnya menjadi perhentian yang nyaman bagi wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang. Batik adalah daya tarik utama di Malioboro, kain berwarna tradisional merupakan andalan budaya Jawa.

Selain batik, Anda juga dapat membeli keramik, mainan lunak, T-shirt, topeng, senjata tradisional, gantungan kunci, dan suvenir lainnya. Jika Anda lapar, aktivitas lain yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti wisata kuliner.

Banyak warung yang menawarkan aneka makanan khas lokal dari Yogyakarta, dari osen mercon, hangat hingga bakpia. Semuanya tersedia di wilayah Malioboro.

Jika Anda lelah berjalan, Anda dapat menggunakan delma, yang dapat membawa Anda berkeliling Malioboro mulai dari Rp 10.000. Kapan lagi Anda bisa menikmati delman dan berkeliling kota jika tidak di Malioboro? Tur Anda akan lebih menyenangkan jika Anda mencoba mengendarai delman.

Setelah berbelanja di Malioboro, Anda dapat mencoba berjalan-jalan melalui alun-alun utara dekat Malioboro. Lokasinya tidak jauh dari kawasan perbelanjaan Malioboro. Semoga perjalananmu menyenangkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *